SEJARAH PENEMUAN EMAIL
Email adalah singkatan dari electronic mail. Sesuai dengan namanya, email adalah surat elektronik yang dikirim dengan menggunakan bantuan komputer, smartphone, atau tablet plus koneksi internet. Sebenarnya email ini sama seperti surat-surat yang biasa kita tulis di masa lalu. Namun alih-alih menulis di atas kertas, kita menulisnya di layar elektronik. Begitu juga saat mengirimkan, kita tidak menggunakan jasa pak pos melainkan bantuan internet. Namun, dahulu sebelum adanya email, mengirimkan pesan kepada orang lain adalah satu hal yang rumit. Dulu, orang-orang akan menggunakan burung merpati ataupun menggunakan jasa orang lain hanya untuk mengirimkan pesan kepada orang lain dan itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Selain waktu yang sangat lama, tidak ada jaminan surat itu sampai dengan selamat karena apapun bisa terjadi dalam perjalanan. Perampokan maupun kecelakaan membuat surat tidak sampai ke tangan pengirimnya.
Lalu pada awal tahun 1970-an, seorang programer dari Amerika bernama Ray Tomlinson memiliki ide untuk membuat email. Ide itu muncul dari keresahannya karena saat itu mengirim pesan melalui komputer hanya bisa saling sapa antara model komputer fisik yang sama. Ray mengatakan bahwa ia ingin membuat cara yang lebih nyaman dan fungsional dalam berkomunikasi. Pada tahu 1971, proyek in digarap sebagai pekerjaan sampingannya. Dia mengembangkan sistem email jaringan pertama di dunia dengan mengintegrasikan dua program. Pertama SNDMSG, yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan ke orang lain di jenis komputer yang sama. Kedua adalah CPYNET, yang menyalin file antar komputer yang terhubung ke jaringan. Dibantu oleh teman-temannya, ia memperkenalkan fitur menyalin dokumen melalui jaringan dan mengirim email pertamanya. Pesan pertama yang dikirim waktu itu adalah “QWERTYUIOP” yang merupakan baris pertama pada keyboard komputer. Kemudian pada tahun 1972, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program email ciptaannya. Program yang ditujukan untuk surat-menyurat dalam bentuk elektronik ini sangat mudah digunakan sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting untuk menunjukkan “at” atau “pada”.
Sedikit tentang Ray Tomlinson, pemilik nama lengkap Raymond Tomlinson ini lahir di Amsterdam. Ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara. Terkenal sebagai seorang ahli komputer, Tomlinson merupakan lulusan teknik dari Rensselaer Polytechnic Institute pada 1963. Barulah kemudian pada 1965, Ia mengambil jurusan teknologi komputer untuk masternya di Massachusetts Institute of Technology. Pada tahun 1967, saat belajar untuk gelar doktor, ia bergabung dengan BBN atau sekarang Raytheon BBN Technologies. Tomlinson sendiri telah wafat pada 5 Maret 2016, saat dia berusia 74 tahun. Meninggalnya Tomlinson disebut akibat serangan jantung.
No comments:
Post a Comment